loading...
SerUnique.com - Sahabatku semua, Jumpa lagi dengan artikel terbaru di blog Unik dan Aneh. Berita yang sangat aktual, seru, unik dan aneh akan dipaparkan pada anda. Silahkan simak info tentang Cerita Dibaik Model Rambut Unik Semoga bermanfaat dan anda terhibur sekali. Simak ya... Jangan lupa Follow Twitter admin di @Share_Doang Google Plus +Mukti Effendi dan Facebook Fans di SeruniqueCom
Cerita Dibaik Model Rambut Unik
Cerita Dibaik Model Rambut Unik
Berbagai tren rambut yang ada sangat banyak macamnya, namun itu semua
adalah berdasarkan atas bentuk wajah dan pribadi seseorang ataupun juga
hanya sekedar mengikuti jaman tanpa perdulu cocok atau engganya. Bagi
anda para pria, ketika memasuki sebuah barber akan terpampang berbagai
macam model potongan rambut pria yang bisa anda jadikan inspirasi.
Begitu juga para wanita yang terpaku pada sebuah majalah mode untuk
mencari model rambut terbaru. Namun taukah anda sahabat anehdidunia.com
bahwa beberapa tren model rambut tersebut, berasal dari model rambut
orang jaman dulu yang merubah rambutnya atas makna tertentu. Berikut cerita di balik model rambut unik suku suku di dunia.
Suku Samurai Kuno Rambut Chonmage
Sahabat anehdidunia.com chonmage adalah tatanan rambut samurai kuno di
Jepang, dan kita masih bisa melihat mereka dalam program olahraga sumo
dan sandiwara sejarah di televisi Jepang. Mungkin gambar tatanan rambut
tersebut adalah suatu gambar yang biasa, namun tatanan rambut tersebut
merupakan suatu gaya yang sangat keren dan unik pada jamannya.
Menurut ahli dalam artikel ini, akar dari chonmage adalah simpul atas
Honda-mage, yang aslinya dikenakan oleh samurai dari keluarga Honda di
Propinsi Ise selama jaman Edo, dan secara bertahap menyebar ke seluruh
negeri. Tatanan tambut tersebut benar-benar terkenal pada era Anei,
dimana terdapat banyak sekali jenis tatanan rambut chonmage yang
tersedia tergantung status sosial dan tren saat itu. Istilah “chonmage”
sendiri diambil dari simpul atas yang tipis dari kepala lelaki tua
pada jaman itu.
Apakah tatanan rambut seperti itu dianggap aneh? Tidak. Masyarakat
Jepang sejak dahulu kala ternyata telah menggemari tatanan rambut
pendek seperti itu seperti dapat dilihat dari patung-patung tanah liat
dari Periode Kofun. Jadi ketika orang pertama kali melihat tatanan
rambut Honda-mage, hal itu tidak dianggap terlalu aneh, dan segera
berbagai tipe baru dari tatanan rambut mage tersebut diciptakan sebagai
bagian dari mode seperti masa kini.
Suku Mohican Rambut Mohawk
Isu yang paling banyak dipercaya adalah bahwa gaya rambut botak kiri dan
kanan tersisa ditengah, paling mula diperkenalkan oleh suku Mohican dan
Mohawk di dataran Amerika Utara. Saat hendak bertempur ke medan perang
para lelaki suku tersebut beramai-ramai mencukur habis bagian kiri dan
kanan rambut mereka lalu menyisakan di bagian tengah saja.
Di jaman modern, tepatnya masa Perang Dunia ke-2, anggota 101st Airborne
Division alias Screaming Eagles mengikuti paham itu: seluruh anggota
pasukan membotaki bagian rambut kiri dan kanan dan membiarkan bagian
tengahnya.
Berikutnya pada 1976 salah satu karakter di film Taxi, Travis Bickle (diperankan oleh Robert De Niro), tampak bergaya model rambut
Mohawk. Sejumput orang kemudian beranggapan bahwa skena Punk Rock
sejatinya terinspirasi oleh Travis dan belakangan mengimprovisasinya
sampai-sampai Mohawk akhirnya malah jadi identik dengan musik Punk.
Suku Miao Rambut Leluhur
Walaupun tradisinya sedikit aneh, yaitu menggunakan topi dari kumpulan
rambut leluhurnya dengan menggunakan tanduk sapi sebagai penyangganya,
tapi kita harus salut banget sama suku Miao di Suojia, Liupanshui, barat
daya Tiongkok. Ya mengingat jaman sekarang udah banyak perubahan
terutama perkembangan teknologi yang semakin pesat, tapi masih ada di
belahan dunia yang tetap memegang teguh budaya Miao.
Wig dari kumpulan rambut leluhur itu dulunya digunakan oleh semua orang
di sana, tapi sekarang ini hanya digunakan sama kaum wanitanya aja,
yaitu digunakan hanya untuk acara-acara tertentu, seperti pernikahan dan
festival. Sahabat anehdidunia.com kita sempat kepikiran juga waktu
baca artikelnya, apakah suku Miao di sana mengenal teknologi juga?
Apakah mereka juga bisa melihat dunia seperti yang kita lakukan dengan
menggunakan internet? Dan satu hal yang ingin kami lakukan setelah
membacanya, yaitu kita juga seharusnya bisa menjaga tradisi budaya kita,
jangan biarkan semuanya hanya tinggal sejarah dan kemudian terlupakan
bahkan tak dikenal sama anak cucu kita kelak.
Suku Himba Rambut Gimbal
Suku Himba di barat laut Namibia, Afrika Selatan, mempunyai tradisi menata rambut yang unik.
Pria, wanita dan anak-anak membuat rambut mereka menjadi gimbal dengan
kepangan yang rumit, dibentuk dari campuran bulu kambing, jerami,
mentega dan lumpur. Setiap hari, mereka biasa menghabiskan waktu
beberapa jam untuk mengepang dan berhias.
Rambut gimbal ini bukan hanya untuk gaya, namun menjadi bagian dari
adat. Suku Himba mempunyai aturan adat yang sangat ketat terutama untuk
wanita. Seorang wanita dengan gimbal yang menggantung di wajahnya
menandakan dia sudah puber sehingga harus menyembunyikan wajahnya dari
para pria.
Wanita Himba yang sudah menikah atau yang mempunyai anak wajib
mengenakan hiasan kepala yang terbuat dari kulit binatang, kalung dan
manik-manik. Wanita Himba biasa tidur di bantal kayu agar rambut mereka
tidak rusak. Sementara kaum pria mengepang rambut menyerupai tanduk,
menyembul dari bagian depan hingga belakang kepala. Anak-anak dicukur
gundul dengan tetap menyisakan kepangan gimbal di kepala.
Rambut Setengah Botak Suku Munchu
Bangsa Manchu adalah keluarga keturunan bangsa Yurchen yang bertempat
tinggal di Manchuria. Pada awal abad XVII Mmereka berhasil membentuk
pemerintahan di bawah pimpinan Nurhachu (Nurhachi). Sedangkan yang
dianggap sebagai Kaisar pertama dari Dinasti Manchu ialah cucu Nurhachu,
yakni Shun Chih (1644-1662 M). Tugas utama Shun Chih ialah memperkuat
kerajaan, karena masih terdapat sisa-sisa keluarga Dinasti Ming, serta
munculnya pemberontakan-pemberontakan di bawah pimpinan Wu San Kuei dan
Li Tsu Cheng. Namun kemudian pemberontakan-pemberontakan tersebut
akhirnya terpecah. Li Tsu Cheng menggabungkan diri dengan bangsa Manchu,
sedangkan Wu San Kuei bergabung dengan sisa-sisa keluarga Ming yang
bertahan di Hanchow, Canton dan Foochow, namun akhirnya berhasil
dihancurkan.
Salah satu usaha yang dilakukan oleh Shun Chih dalam upaya memperkuat
kekuasaan adalah Tiap-tiap orang Tionghoa harus berkucir sebagai tanda
takluk dan untuk membedakan dengan bangsa Manchu. Penampilan pria di
masa itu adalah dengan kucir panjang dan bagian depan kepala dicukur
klimis. Ini dimaksudkan untuk menghormati kuda yang merupakan teman
sejati Suku Manchu.
loading...




